<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penerbit Online Bisnis2030</title>
	<atom:link href="http://penerbit.bisnis2030.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://penerbit.bisnis2030.com</link>
	<description>Online Publishing, Galeri Buku, dan Komunitas Penggemar Buku</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Mar 2012 09:32:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>GADO – GADO  FACEBOOK</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/gado-%e2%80%93-gado-facebook/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/gado-%e2%80%93-gado-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 03:32:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Coming Soon]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1536</guid>
		<description><![CDATA[&#160; R. Galuh Angger Mahesha Di zaman yang sudah canggih ini, sarana jejaring sosial seperti facebook seperti sudah menjadi cemilan sehari-hari, kita banyak berinteraksi dengan orang-orang setiap saat kapan saja dan di mana saja, dengan banyak menukar informasi, bernostalgia, bergosip, berkomentar, menyindir, curhat, mengaktualisasikan diri, mengekspresikan diri dan lain-lain, lengkap sudah campur aduk seperti gado-gado saya menyebutkan demikian.  Dalam buku ini saya menuliskan beberapa tulisan, komentar, informasi, seputar isue, cerita, gosip, opini, puisi, komentar sosial dan banyak lagi, dengan merdeka dituturkan apa adanya mencoba jujur dalam menyikapi segala hal, ada yang serius dan ada juga yang hanya sekedar intermezzo, sekedar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<h2>R. Galuh Angger Mahesha</h2>
<p style="text-align: justify;">Di zaman yang sudah canggih ini, sarana jejaring sosial seperti facebook seperti sudah menjadi cemilan sehari-hari, kita banyak berinteraksi dengan orang-orang setiap saat kapan saja dan di mana saja, dengan banyak menukar informasi, bernostalgia, bergosip, berkomentar, menyindir, curhat, mengaktualisasikan diri, mengekspresikan diri dan lain-lain, lengkap sudah campur aduk seperti gado-gado saya menyebutkan demikian.</p>
<p style="text-align: justify;"> Dalam buku ini saya menuliskan beberapa tulisan, komentar, informasi, seputar isue, cerita, gosip, opini, puisi, komentar sosial dan banyak lagi, dengan merdeka dituturkan apa adanya mencoba jujur dalam menyikapi segala hal, ada yang serius dan ada juga yang hanya sekedar intermezzo, sekedar wacana ringan dan tidak mensubtansi pada hal-hal yang berat , dalam buku ini adalah murni catatan-catatan yang di tulis dalam akun facebook yang saya kumpulkan, semoga bermanfaat dan menghibur.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/gado-%e2%80%93-gado-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Roh Kudus dan KuasaNya</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/roh-kudus-dan-kuasanya/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/roh-kudus-dan-kuasanya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 06:14:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Coming Soon]]></category>
		<category><![CDATA[Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1532</guid>
		<description><![CDATA[Hari – hari ini pencurahan Roh Kudus terjadi begitu luar biasa dan hal itu terjadi sebagai penggenapan akan firman Tuhan, yang tertulis di dalam kitab nabi Yoel. Pemahaman akan pribadi, manifestasi, tuntunan dan kuasa dari Roh Kudus  pada akhirnya menjadi suatu keharusan bagi kita untuk mengenal lebih dekat lagi.      Sungguh sangat luar biasa bila kuasa Roh Kudus telah berkarya di dalam kehidupan pribadi atau pelayanan kita.  Roh Kudus dapat bekerja secara adikodrat jadi jangan pernah membatasi kuasa Roh Kudus di dalam karya-Nya.      Kepenuhan Roh Kudus adalah kunci utama supaya kita yang biasa di ubahkan menjadi luar biasa. Untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari – hari ini pencurahan Roh Kudus terjadi begitu luar biasa dan hal itu terjadi sebagai penggenapan akan firman Tuhan, yang tertulis di dalam kitab nabi Yoel. Pemahaman akan pribadi, manifestasi, tuntunan dan kuasa dari Roh Kudus  pada akhirnya menjadi suatu keharusan bagi kita untuk mengenal lebih dekat lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">     Sungguh sangat luar biasa bila kuasa Roh Kudus telah berkarya di dalam kehidupan pribadi atau pelayanan kita.  Roh Kudus dapat bekerja secara adikodrat jadi jangan pernah membatasi kuasa Roh Kudus di dalam karya-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">     Kepenuhan Roh Kudus adalah kunci utama supaya kita yang biasa di ubahkan menjadi luar biasa. Untuk hal tersebut haruslah memposisikan diri kita ini sebagai bejana kosong supaya kuasa Roh Kudus dapat bekerja secara adikodrat  di dalam kita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/roh-kudus-dan-kuasanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghamba Senja</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/menghamba-senja/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/menghamba-senja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 06:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Coming Soon]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1528</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Muhammad Guntur Cobobi Menghamba Senja, dianalogikan sebagai sesuatu (seseorang) yang hampir mencapai akhir (kematian) namun belum memberikan arti apa-apa bagi kehidupannya, kumpulan puisi ini adalah perenungan yang mendalam tentang kematian dan kehidupan yang diwakili oleh cinta, sengaja dibagi menjadi dua bagian untuk membedakan ciri dan sudut pandang perenungannya. Beberapa dari puisi-puisi dalam buku ini diangkat dari karya sastra lisan dan tulisan Maluku utara yang disebut Dola Bololo,Tamsil, Dan Dalil Moro yang sekarang ini tidak lagi mendapat perhatian oleh generasi muda di Maluku Utara, ini ditampilkan dalam bentuk yang tidak mempersulit dengan penyajian yang se-universal mungkin agar dapat dipahami oleh semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="right"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penulis: Muhammad Guntur Cobobi</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Menghamba Senja,</strong> dianalogikan sebagai sesuatu (seseorang) yang hampir mencapai akhir (kematian) namun belum memberikan arti apa-apa bagi kehidupannya, kumpulan puisi ini adalah perenungan yang mendalam tentang kematian dan kehidupan yang diwakili oleh cinta, sengaja dibagi menjadi dua bagian untuk membedakan ciri dan sudut pandang perenungannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa dari puisi-puisi dalam buku ini diangkat dari karya sastra lisan dan tulisan Maluku utara yang disebut <em>Dola Bololo,Tamsil, </em>Dan<em> Dalil Moro </em>yang sekarang ini tidak lagi mendapat perhatian oleh generasi muda di Maluku Utara, ini ditampilkan dalam bentuk yang tidak mempersulit dengan penyajian yang se-universal mungkin agar dapat dipahami oleh semua orang, misalkan pada penggalan puisi <strong>Ketidakmungkinan</strong>:</p>
<p style="text-align: justify;">oo. . .</p>
<p style="text-align: justify;"><em>To tike rimoi toma dofu madaha</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>To tike dofu toma rimoi madaha</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tak harus kulewati yang tak bisa</p>
<p style="text-align: justify;">Menembusi yang gelisah</p>
<p style="text-align: justify;">oo. . .</p>
<p style="text-align: justify;">Aku mencari yang satu didalam yang banyak</p>
<p style="text-align: justify;">Aku mencari yang banyak didalam yang satu</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu juga pada penggalan puisi <strong>Falsafah Tepian Halmahera</strong>:</p>
<p style="text-align: justify;">Kemelaratan terus Datang menyapa,</p>
<p style="text-align: justify;">Biar Begitu tak mengapa</p>
<p style="text-align: justify;">Sebab Hidup selalu bersambut tertata</p>
<p style="text-align: justify;">Seumpama ruas batang kelapa</p>
<p style="text-align: justify;">Membawa niscaya ke puncak harta</p>
<p style="text-align: justify;">Tetaplah tenang dan senang</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Loleo igo ma ake</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kore koa la I dahe</em></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti tergenangnya air dalam kelapa</p>
<p style="text-align: justify;">Apapun jenis angin takkan bisa mengusiknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun penulis lebih banyak menggunakan corak renungan imajisme abstrak meskipun yang menjadi dasar puisi adalah realita, contohnya adalah didalam salah satu puisinya:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Angin Malam</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kore toma sifutu, hio ika, hio ino</em></p>
<p style="text-align: justify;">Angin disaat malam, hembus disana, hembus disini</p>
<p style="text-align: justify;">Tak tahu adat angin malam ini</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal Suara-suara sudah kian menjauh</p>
<p style="text-align: justify;">Dan hari sampai di puncak larut</p>
<p style="text-align: justify;">Namun angin tidak beranjak jua</p>
<p style="text-align: justify;">Tak dapat ditangkap untuk tidur</p>
<p style="text-align: justify;">Angin enggan pulang ke kandang</p>
<p style="text-align: justify;">Sebab cakrawala adalah ranjang</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil mencanda bintang-bintang</p>
<p style="text-align: justify;">Angin mendebur hingga tepi malam</p>
<p style="text-align: justify;">Angin sayup pulang beronda</p>
<p style="text-align: justify;">Karena angin punya Honda.</p>
<p style="text-align: justify;">Dimana penyair memilih kata “angin” sebagai yang mewakili kekinian zaman yang disandang oleh generasi muda sekarang yang hanya telah dipengaruhi oleh Globalisasi, kata “angin” sendiri berguna untuk memancing penafsiran yang beragam sebagai pengkayaan makna pada kumpulan buku puisi ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan gaya perpuisian yang tidak terikat, penulis mencoba untuk menghadirkan konsep perpuisian remaja yang “to the point” yang dalam segi bahasa cenderung menghendaki makna langsung, namun tidak mengabaikan estetika.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk diketahui Puisi-puisi yang ada didalam buku kumpulan puisi ini 98%-nya diciptakan dalam tahun 2011, sehingga nuansa kekinian begitu tergambar jelas, yang mana pergerakan zaman yang oleh banyak orang disebut “zaman edan” menjadi salah satu objek yang dominan digambarkan oleh penulis, contohnya adalah dalam puisi; <strong>Istana Kumuh, Potret Angkot, Kau Jalang, dan Revolusi cinta, Pajeko, </strong>serta beberapa puisi lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kehadiran beberapa puisi yang diangkat dari sastra lisan dan tulisan Maluku utara, adalah juga memperkaya pemaknaan akan kekinian zaman, dimana sastra lisan Maluku utara juga adalah sebagai subjek dari kepingan zaman yang dihancurkan oleh nuansa kekinian itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbicara tentang nuansa kekinian, tentu identik dengan kehancuran, baik itu yang terjadi akibat ulah manusia maupun yang terjadi karena alam itu sendiri, dalam buku kumpulan puisi ini, penulis mengajak kita untuk menghindari kehancuran itu, caranya adalah memahami kehidupan dengan cinta, Cinta kepada Tuhan, Diri sendiri, Kepada Sesama, dan juga mencintai alam, apabila kita telah memahami cinta, maka dapat dipastikan kita juga akan memahami kehidupan, apabila kita telah memahami kehidupan maka kehancuran akan dapat kita hindari, meskipun di zaman dewasa ini yang kerap diancam kehancuran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/menghamba-senja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1432-h/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1432-h/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Aug 2011 04:04:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event / News / Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1523</guid>
		<description><![CDATA[Atas nama Management dan segenap karyawan Penerbit Bisnis2030, Mengucapkan : &#8220;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H Mohon maaf Lahir &#38; Bathin&#8221;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Atas nama Management dan segenap karyawan Penerbit Bisnis2030,<br />
Mengucapkan :</p>
<h1 style="text-align: center;"><strong>&#8220;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H</strong><br />
<strong> Mohon maaf Lahir &amp; Bathin&#8221;</strong></h1>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1432-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PENGANTAR AKUNTANSI PERUSAHAAN</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/pengantar-akuntansi-perusahaan/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/pengantar-akuntansi-perusahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2011 05:41:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Coming Soon]]></category>
		<category><![CDATA[akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[Perusahaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1517</guid>
		<description><![CDATA[Penulis: Nico Buku ini membahas akuntansi secara umum, siklus akuntansi yang digunakan untuk membuat laporan keuangan, akuntansi yang diterapkan di perusahaan jasa, perusahaan dagang, dan perusahaan manufaktur, membahas secara komprehensif pos-pos akun yang menjadi masalah umum dalam akuntansi, dan menggunakan istilah-istilah terbaru sesuai dengan IFRS . Pos-pos akuntansi yang akan dibahas secara mendalam dan merupakan masalah umum yaitu akuntansi persediaan pada perusahaan dagang, akuntansi untuk kas, akuntansi untuk piutang usaha dan wesel tagih, dan akuntansi untuk harta tetap baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud. Selain itu dibahas akuntansi untuk beberapa jenis hutang lancar, dibahas pula akuntasi untuk hutang jangka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis:</p>
<p><strong>Nico</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini membahas akuntansi secara umum, siklus akuntansi yang digunakan untuk membuat laporan keuangan, akuntansi yang diterapkan di perusahaan jasa, perusahaan dagang, dan perusahaan manufaktur, membahas secara komprehensif pos-pos akun yang menjadi masalah umum dalam akuntansi, dan menggunakan istilah-istilah terbaru sesuai dengan IFRS . Pos-pos akuntansi yang akan dibahas secara mendalam dan merupakan masalah umum yaitu akuntansi persediaan pada perusahaan dagang, akuntansi untuk kas, akuntansi untuk piutang usaha dan wesel tagih, dan akuntansi untuk harta tetap baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud. Selain itu dibahas akuntansi untuk beberapa jenis hutang lancar, dibahas pula akuntasi untuk hutang jangka panjang dari sisi debitur, dan akuntansi untuk investasi dari sisi investor.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/pengantar-akuntansi-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JADI PENULIS TAK HARUS PINTAR. TETAPI…</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/jadi-penulis-tak-harus-pintar-tetapi%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/jadi-penulis-tak-harus-pintar-tetapi%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jul 2011 09:23:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Coming Soon]]></category>
		<category><![CDATA[Non Fiksi]]></category>
		<category><![CDATA[Penulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1514</guid>
		<description><![CDATA[JADI PENULIS TAK HARUS PINTAR. TETAPI… Penulis: P B8 Buku ini membuka cakrawala pandangan orang awam terhadap Penulis. Selama ini orang beranggapan bahwa seseorang harus “Pintar” agar bisa menjadi Penulis. Buku ini juga membuka rahasia P B8 dalam menghasilkan buku yang tidak terikat dengan segala macam teori-teori penulisan. Sehingga buku ini sangat mudah dipraktikkan oleh siapapun yang bercita-cita menjadi Penulis. Buku sederhana ini bukan bertujuan menggampangkan proses menulis, tetapi memang menulis itu tidak sulit.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JADI PENULIS TAK HARUS PINTAR. TETAPI…</strong></p>
<p>Penulis: <strong>P B8</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini membuka cakrawala pandangan orang awam terhadap Penulis. Selama ini orang beranggapan bahwa seseorang harus “Pintar” agar bisa menjadi Penulis. Buku ini juga membuka rahasia P B8 dalam menghasilkan buku yang tidak terikat dengan segala macam teori-teori penulisan. Sehingga buku ini sangat mudah dipraktikkan oleh siapapun yang bercita-cita menjadi Penulis. Buku sederhana ini bukan bertujuan menggampangkan proses menulis, tetapi memang menulis itu tidak sulit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/jadi-penulis-tak-harus-pintar-tetapi%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayah Bijak</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/ayah-bijak/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/ayah-bijak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2011 04:48:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Coming Soon]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[Peikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1507</guid>
		<description><![CDATA[Ayah Bijak Oleh: Harry Aguspri “Mana ada sekolah untuk menjadi orangtua yang baik”. Itulah sepenggal kalimat pada sebuah iklan di televisi. Ya, memang tidak ada sekolah yang khusus menyelenggarakan pendidikan untuk menjadi orangtua yang baik, sehingga banyak orangtua yang tidak berhasil mendidik anaknya dengan baik. Setiap orang belajar cara mendidik anak dengan mencontoh dari orangtuanya dan belajar dari pengalaman hidupnya, demikian juga anak-anak mereka selanjutnya. Setiap anak dilahirkan dengan tingkat pertumbuhan kecerdasan yang tinggi sampai mereka berusia lima tahun kemudian pertumbuhan kecerdasannya akan melambat seiring bertambahnya usia hingga mereka dewasa. Orangtua oleh karenanya sering mengalami kerepotan mengikuti perkembangan pengetahuan anak, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ayah Bijak</p>
<p>Oleh: Harry Aguspri</p>
<div>
<p style="text-align: justify;">“Mana ada sekolah untuk menjadi orangtua yang baik”. Itulah sepenggal kalimat pada sebuah iklan di televisi. Ya, memang tidak ada sekolah yang khusus menyelenggarakan pendidikan untuk menjadi orangtua yang baik, sehingga banyak orangtua yang tidak berhasil mendidik anaknya dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setiap orang belajar cara mendidik anak dengan mencontoh dari orangtuanya dan belajar dari pengalaman hidupnya, demikian juga anak-anak mereka selanjutnya. Setiap anak dilahirkan dengan tingkat pertumbuhan kecerdasan yang tinggi sampai mereka berusia lima tahun kemudian pertumbuhan kecerdasannya akan melambat seiring bertambahnya usia hingga mereka dewasa.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Orangtua oleh karenanya sering mengalami kerepotan mengikuti perkembangan pengetahuan anak, maka orangtua membuat pernyataan-pernyataan yang menjadi dogma dan mitos-mitos yang tanpa disadarinya telah menghambat kreativitas dan perkembangan kecerdasan anak.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dogma dan mitos-mitos telah diwariskan dari generasi ke generasi sebagai norma dalam kehidupan sehari-hari dengan cara-cara mendidik dan memperlakukan anak-anak. Dogma-dogma itu telah merasuk kedalam budaya masyarakat yang tercermin dari kualitas tingkat kecerdasan sosial bangsa.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Buku ini menyajikan potret berbagai keadaan dari hasil pendidikan anak dengan cara mendidik dan memperlakukan anak yang dialami dalam kehidupan orangtua dan anak tetapi tidak disadari oleh orangtua. Konflik perilaku anak sebagai hasil didikan orangtua disajikan berhadapan langsung dengan dogma yang umum dianut oleh orangtua. Dalam proses pendidikan anak bagaimana orangtua harus dengan cerdas menghindari kata-kata “jangan, harus, dan tidak” terhadap anak, tetapi sebaliknya mengapresiasi pernyataan “tidak, bukan, dan begini” dari anak-anak yang akan menjadikan orangtua semakin cerdas dan membuat keputusan bijak, karena “anak tidak pernah belajar dari orangtua, tetapi mencontoh perilaku orangtua”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Buku ini memberi contoh bagaimana orangtua berpikir cerdas dan bertindak kreatif dalam mendidik dan memperlakukan anak, menyikapi dengan bijaksana perkembangan perilaku anak pada era informasi yang semakin terbuka dan teknologi yang semakin maju sekarang ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Buku ini juga mengingatkan bahwa masa depan orangtua ditentukan oleh anak-anak mereka, oleh karena itulah maka pekerjaan mendidik anak adalah bagian dari perjalanan karir bagi orangtua, baik ayah maupun ibu. Karir bukanlah semata-mata pekerjaan di luar rumah, tetapi pekerjaan dalam rumah bahkan jauh lebih penting bagi masa depan orangtua dan anak-anak mereka.</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/ayah-bijak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>51 Interactive Fun Games &amp; Activities for Teaching English</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/51-interactive-fun-games-activities-for-teaching-english/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/51-interactive-fun-games-activities-for-teaching-english/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2011 04:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[Coming Soon]]></category>
		<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Games]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1504</guid>
		<description><![CDATA[51 Interactive Fun Games &#38; Activities for Teaching English Oleh : Nadya Kekuatan dari suatu permainan mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan kita. Baik secara perorangan maupun secara budaya, kita menghabiskan waktu dan energi untuk melihat dan terlibat dalam banyak permainan. Bermain di sekolah, di rumah, di televisi, di mesin permainan play station, bahkan di telephone genggam berlangsung setiap hari tanpa kita sadari. Banyak hal terdapat dalam suatu permainan. Imbalan yang didapat dari suatu permainan merupakan sesuatu yang kuat, entah menang atau kalah. Permainan dapat memotivasi seseorang melalui sifatnya yang menyenangkan, dan pada akhirnya menjadi suatu kebutuhan hidup. Permainan dengan tingkat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>51 Interactive Fun Games &amp; Activities for Teaching English</strong></p>
<p>Oleh : Nadya</p>
<div>
<p style="text-align: justify;">Kekuatan dari suatu permainan mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan kita. Baik secara perorangan maupun secara budaya, kita menghabiskan waktu dan energi untuk melihat dan terlibat dalam banyak permainan. Bermain di sekolah, di rumah, di televisi, di mesin permainan play station, bahkan di telephone genggam berlangsung setiap hari tanpa kita sadari. Banyak hal terdapat dalam suatu permainan.</p>
<p style="text-align: justify;">Imbalan yang didapat dari suatu permainan merupakan sesuatu yang kuat, entah menang atau kalah. Permainan dapat memotivasi seseorang melalui sifatnya yang menyenangkan, dan pada akhirnya menjadi suatu kebutuhan hidup. Permainan dengan tingkat kesulitan tertentu dapat dijadikan sebuah tantangan yang disenangi anak-anak. Dengan kata lain, keahlian yang diajarkan di sekolah dapat diubah menjadi pembelajaran dalam suatu permainan. Melatih keahlian mengingat, berkompetisi, adanya kejutan dan tantangan tadi akan terus didapat dari permainan manapun. Macam permainan disini dapat dimainkan kapanpun dan dimanapun oleh segala tingkatan umur.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembuatan buku ini dimaksudkan untuk mendukung pembelajaran di sekolah sehingga dapat dilihat sebagai suatu kegiatan menyenangkan dengan hasil yang positif.</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/51-interactive-fun-games-activities-for-teaching-english/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SENANDUNG KASIH UNTUK MAMA TERKASIH</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/senandung-kasih-untuk-mama-terkasih/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/senandung-kasih-untuk-mama-terkasih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2011 04:11:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1497</guid>
		<description><![CDATA[SENANDUNG KASIH UNTUK MAMA TERKASIH. Wujud kasih dari seorang anak terhadap mama terkasihnya yang di curahkan melalui rangkaian puisi yang begitu menyentuh . Dalam setiap puisi ada gejolak emosi yang membuat kita terhanyut saat membacanya. Rangkaian kisah mulai dari pergumulan saat sakit , menjelang akhir hidup , saat helaan nafas terakhir di hembuskan sampai pada saat kerinduan dalam sepi datang melingkupi hari-harinya semua di tuangkan dalam bentuk puisi . Kita akan melihat kekuatan kasih yang tulus itu begitu luar biasa dan kita pun dapat mengambil pelajaran yang berharga dari rangkaian puisi RuiLian Zheng , bagaimana supaya bila kita mengasihi seseorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>SENANDUNG KASIH UNTUK MAMA TERKASIH.</p>
<p>Wujud kasih dari seorang anak terhadap mama terkasihnya yang di curahkan melalui rangkaian puisi yang begitu menyentuh . Dalam setiap puisi ada gejolak emosi yang membuat kita terhanyut saat membacanya. Rangkaian kisah mulai dari pergumulan saat sakit , menjelang akhir hidup , saat helaan nafas terakhir di hembuskan sampai pada saat kerinduan dalam sepi datang melingkupi hari-harinya semua di tuangkan dalam bentuk puisi . Kita akan melihat kekuatan kasih yang tulus itu begitu luar biasa dan kita pun dapat mengambil pelajaran yang berharga dari rangkaian puisi RuiLian Zheng , bagaimana supaya bila kita mengasihi seseorang tidak menjadikan kita pada akhirnya terluka.</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/senandung-kasih-untuk-mama-terkasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Puisi Bersama Tujuh Penyair;  Pesanggrahan Aksara</title>
		<link>http://penerbit.bisnis2030.com/kumpulan-puisi-bersama-tujuh-penyair-pesanggrahan-aksara/</link>
		<comments>http://penerbit.bisnis2030.com/kumpulan-puisi-bersama-tujuh-penyair-pesanggrahan-aksara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 04:29:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event / News / Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Launching Buku]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://penerbit.bisnis2030.com/?p=1487</guid>
		<description><![CDATA[Kumpulan Puisi Bersama Tujuh Penyair Pesanggrahan Aksara* Saya menyambut gembira penerbitan Pesanggrahan Aksara dan Sketsa Putih Abu-Abu ini. Tahun-tahun belakangan atau satu dekade terakhir sastra Indonesia semarak dengan  terbitnya banyak kumpulan puisi, kumpulan cerpen, novel; dan dua buku ini bagian dari yang menggembirakan kita. Peristiwa itu bagi saya juga pertanda bertambahnya peminat / pembaca sastra, sekaligus meningkatnya jumlah pengarang dan penyair. Maka bila sobat saya Pamusuk Eneste dan Korrie Layun Rampan menerbitkan – ulang Buku Pintar Sastra Indonesia serta Leksikon Susastra Indonesia mereka, buku-buku itu niscaya jauh lebih tebal dari sebelumnya. Menggembirakan pula, pertambahan jumlah pengarang/penyair itu juga ditandai dengan peningkatan jumlah perempuan pengarang dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://bookoopedia.files.wordpress.com/2011/04/208329_1726385959249_1226415438_31484881_8175740_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-201 aligncenter" title="208329_1726385959249_1226415438_31484881_8175740_n" src="http://bookoopedia.files.wordpress.com/2011/04/208329_1726385959249_1226415438_31484881_8175740_n.jpg?w=300" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Kumpulan Puisi Bersama Tujuh Penyair</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Pesanggrahan Aksara*</strong></p>
<p>Saya menyambut gembira penerbitan <strong><em>Pesanggrahan Aksara</em></strong> dan <strong><em>Sketsa Putih Abu-Abu</em></strong> ini. Tahun-tahun belakangan atau satu dekade terakhir sastra Indonesia semarak dengan  terbitnya banyak kumpulan puisi, kumpulan cerpen, novel; dan dua buku ini bagian dari yang menggembirakan kita.</p>
<p><span id="more-1487"></span></p>
<p>Peristiwa itu bagi saya juga pertanda bertambahnya peminat / pembaca sastra, sekaligus meningkatnya jumlah pengarang dan penyair. Maka bila sobat saya Pamusuk Eneste dan Korrie Layun Rampan menerbitkan – ulang <strong><em>Buku Pintar Sastra Indonesia</em></strong> serta <strong><em>Leksikon Susastra Indonesia</em></strong> mereka, buku-buku itu niscaya jauh lebih tebal dari sebelumnya.</p>
<p>Menggembirakan pula, pertambahan jumlah pengarang/penyair itu juga ditandai dengan peningkatan jumlah perempuan pengarang dan penyair yang amat banyak, seperti terlihat dari kumpulan cerpen, puisi, novel yang terbit. Pun di <em>Facebook</em> dan rubrik-rubrik sastra surat kabar. Hal ini sangat berbeda dengan periode sebelumnya apalagi dibanding dekade 1970/1980 di masa awal-awal kepengarangan saya.</p>
<p><strong><em><a href="http://bookoopedia.files.wordpress.com/2011/04/216402_10150160463873030_44830888029_6984822_8281290_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-202" title="216402_10150160463873030_44830888029_6984822_8281290_n" src="http://bookoopedia.files.wordpress.com/2011/04/216402_10150160463873030_44830888029_6984822_8281290_n.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></em></strong></p>
<p><strong><em>Pesanggrahan Aksara</em></strong> dan <strong><em>Sketsa Putih Abu-abu</em></strong> ini karya dari sebagian perempuan yang meramaikan dunia sastra kita itu.</p>
<p>***</p>
<p><strong><em>Pesanggrahan Aksara</em></strong> merupakan sebuah antologi, sebuah bunga rampai; memuat sajak 7 penyair: Elly Marliah, Euis Meilani Sabda, Epiest Gee, Nancy Meinintha Brahmana, Niyan Prihastoety, Nunung Susanti, dan Shaka Arundaya.</p>
<p>Sebagaimana bunga rampai (campuran aneka bunga dalam satu wadah), dari kumpulan puisi ini menguar aneka aroma. Pada bentuk sajak, umpamanya, tampak keragaman. Ada yang tertib dengan jumlah larik yang sama  di tiap bait, ada yang tidak. Juga ada yang satu bait saja. Ada yang hemat kata, ada yang terkesan naratif. Dan ada pula yang cenderung liris.</p>
<p>Tema pun demikian, beragam.  Ada tema sosial / keberpihakan kepada orang kecil/melarat. Ada tema renungan perkawinan, kekuatan senyuman, gairah, kerinduan, penantian, cinta, pencarian, dan lainnya.</p>
<p>Jadi jika menulis sajak upaya penyair mengenal diri, mengenal alam, manusia lain, hidup, kehidupan, Sang Pencipta; maka penyair ini dengan tema-tema yang sudah bergulat ke tujuan. Objek mereka gumuli dengan intens, lalu mereka  ekspresikan  ide, tanggapan, dan pengalaman batin atas semua itu-lewat berbagai bentuk sajak tadi.</p>
<p><a href="http://bookoopedia.files.wordpress.com/2011/04/217226_10150160465638030_44830888029_6984843_2923564_n.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-203" title="217226_10150160465638030_44830888029_6984843_2923564_n" src="http://bookoopedia.files.wordpress.com/2011/04/217226_10150160465638030_44830888029_6984843_2923564_n.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Tapi kita tahu alat ekspresi penyair ialah kata, bahasa. Maka pergulatan tak henti penyair juga berlangsung (bahkan terlebih-lebih) di sini; menemukan  kata bahasa. Itu yang akan membawanya memiliki bahasa yang khas/personal, bertenaga, lain dari penyair lain, bak <a class="zem_slink" title="Chairil Anwar" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chairil_Anwar">Chairil Anwar</a> kita kenal dengan <em>hidup hanya menunda kekalahan/ tambah terasing cari cinta sekolah rendah</em>, misalnya.</p>
<p>Dan karena puisi sangat peduli rima, irama, metaphor, penggalan larik, diksi, dan sebagainya (sehingga dia beda dengan prosa), maka pergulatan menemukan kata /bahasa tadi pun mengindahkan hal-hal itu.</p>
<p>Dari sajak “Z” <a class="zem_slink" title="Goenawan Mohamad" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Goenawan_Mohamad">Goenawan Mohammad</a> mungkin bisa  terlihat upaya menemukan kata/bahasa dengan mengindahkan  berbagai perangkat puisi  itu. Puisi ini berkisah tentang perpisahan, namun penuh renungan. Penyair memasukkan untuk tempat (Marly) dan alam sekitarnya (pohon murbei, musim panas) dalam puisi ini. Juga rima, dan diksi “seribu kereta -api” terasa pas sebagai metafor waktu yang dirasakan tiba begitu cepat hingga perpisahan itu terjadi, juga menyentuh. Begini lengkapnya:</p>
<p>Di bawah bulan Marly</p>
<p>Dan pohon musim panas</p>
<p>Ada seribu kereta-api</p>
<p>Menjemputmu pada batas</p>
<p>Mengapa mustahil mimpi</p>
<p>Mengapa waktu memintas</p>
<p>Seketika berakhir berahi</p>
<p>Begitu bergegas</p>
<p>Lalu jatuh daun murbei</p>
<p>Dan air mata panas</p>
<p>Lalu jatuh daun murbei</p>
<p>Dan engkau terlepas</p>
<p>Saya percaya Elly, Euis, Epiest, Nancy, Niyan, Nunung, juga memahami hal itu; bahwa penyair tak henti bergulat untuk menemukan kata/bahasa yang pas, khas, personal. Buktinya, <strong><em>Pesanggrahan Akasara</em></strong> ini bukan satu-satunya buku puisi mereka. Sebelumnya pun telah ada bersama atau sendiri. Dan Euis Meilani Sabda pada kesempatan ini bahkan menerbitkan pula <strong><em>Sketsa Putih Abu-abu</em></strong>, yang juga memuat puisi serta cerpen. Semua itu tanda bahwa mereka taka sing dengan puisi, memberi banyak waktu untuk menulis puisi.</p>
<p>Dan pergulatan menemukan kata/bahasa terjadi di setiap proses kreatif menulis puisi.</p>
<p><strong>Adek Alwi</strong></p>
<p>*Disampaikan pada peluncuran buku <em><strong>Pesanggrahan Aksara</strong></em> dan <em><strong>Sketsa putih Abu-abu</strong></em> di toko buku Leksika &#8211; Lenteng Agung, <a class="zem_slink" title="South Jakarta" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/South_Jakarta">Jakarta Selatan</a>, pada Sabtu 16  April 2011.</p>
<p>Dengan Nara sumber Bapak Adek Alwi dan moderator Epri Tsaqib.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Pemesanan buku <em><strong>Pesanggrahan Aksara</strong></em>, dan <em><strong>Sketsa Putih Abu-abu</strong></em> klik pada cover berikut:</p>
<p><a href="http://www.bookoopedia.com/daftar-buku/pid-37229/pesanggrahan-aksara.html" target="_blank"><img src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/215977_10150167706258030_44830888029_7062806_5130381_n.jpg" alt="" width="208" height="297" /></a> <a href="http://www.bookoopedia.com/daftar-buku/pid-34873/sketsa-putih-abu-abu.html" target="_blank"><img src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/227476_10150167706543030_44830888029_7062808_6975810_n.jpg" alt="" width="210" height="297" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://penerbit.bisnis2030.com/kumpulan-puisi-bersama-tujuh-penyair-pesanggrahan-aksara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

